10 Bencana Dunia Terbesar yang Mengubah Sejarah

1. Gempa Bumi Shaanxi (1556)

Gempa bumi Shaanxi, yang terjadi pada 23 Januari 1556, adalah salah satu bencana alam paling mematikan dalam sejarah dengan estimasi korban mencapai 830.000. Getaran kuat yang menghancurkan kota-kota dan desa-desa di daerah tersebut mengubah geografi dan demografi Tiongkok, memaksa pemerintah untuk memperbaiki sistem bangunan dan kesiap-siagaan bencana.

2. Tsunami Samudera Hindia (2004)

Berdampak pada 26 Desember 2004, tsunami ini dipicu oleh gempa bumi berkekuatan 9,1-9,3 di lepas pantai Sumatra. Menghancurkan sejumlah negara seperti Indonesia, Thailand, dan Sri Lanka, tsunami ini menewaskan lebih dari 230.000 orang. Momen ini menciptakan perubahan besar dalam kebijakan penanggulangan bencana dan meningkatkan kesadaran global akan gempa laut.

3. Banjir di Tiongkok (1931)

Banjir Tiongkok 1931 adalah salah satu bencana banjir terburuk dalam sejarah, mengakibatkan kematian antara 1 hingga 4 juta orang. Banjir ini diperburuk oleh hujan lebat dan mencairnya salju, mengubah lingkungan dan menyebabkan kesulitan ekonomi. Ini mendorong pemerintah untuk merancang infrastruktur pengendalian banjir yang lebih baik.

4. Bencana Nuklir Chernobyl (1986)

Kecelakaan di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina pada tahun 1986 menyebabkan pencemaran radioaktif yang luas dan evakuasi massal. Lebih dari 300.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Bencana ini mengubah pandangan dunia terhadap energi nuklir dan memicu regulasi yang lebih ketat dalam industri nuklir global.

5. Kecelakaan Pesawat Hindenburg (1937)

Dalam sejarah penerbangan, tragedi Hindenburg yang terjadi pada 6 Mei 1937 menewaskan 36 orang. Kecelakaan ini menandai akhir dari era penerbangan balon hidrogen. Penyelidikan setelah bencana ini mengarah pada inovasi dalam keselamatan penerbangan dan desain pesawat modern.

6. Gempa Haiti (2010)

Gempa bumi yang melanda Haiti pada 12 Januari 2010 berkekuatan 7,0 mengguncang seluruh negara dan mengakibatkan kematian lebih dari 160.000 orang. Bencana ini menggoyahkan infrastruktur, memperparah kemiskinan, dan memicu respons internasional yang sangat besar dalam bentuk bantuan kemanusiaan, mempertegas pentingnya dukungan global.

7. Huru Hara dan Kelaparan di Ukraina (1932-1933)

Dikenal sebagai Holodomor, kelaparan besar di Ukraina menyebabkan jutaan orang mati akibat kebijakan Soviet yang keliru. Bencana ini mengubah sikap masyarakat terhadap pemerintahan Stalin dan memengaruhi politik Ukraina selama beberapa dekade berikutnya.

8. Banjir di Pakistan (2010)

Banjir hebat melanda Pakistan pada musim monsoon 2010, terjadi akibat curah hujan yang ekstrem. Diperkirakan sekitar 20 juta orang terkena dampak. Bencana ini menyebabkan penyesuaian dalam kebijakan manajemen risiko bencana, menekankan perlunya infrastruktur yang tahan terhadap perubahan iklim.

9. Letusan Gunung Krakatau (1883)

Letusan Gunung Krakatau di Indonesia pada 26-27 Agustus 1883 adalah salah satu bencana vulkanik yang paling dahsyat. Menciptakan tsunami, letusan ini mengakibatkan sekitar 36.000 kematian. Peristiwa ini memperdalam pemahaman tentang aktivitas vulkanik dan dampaknya terhadap iklim.

10. Kebakaran Besar di Chicago (1871)

Kebakaran Chicago, yang dimulai pada 8 Oktober 1871, menghancurkan sebagian besar kota dan menewaskan lebih dari 300 orang. Bencana ini memicu reformasi dalam tata kota dan teknik pemadam kebakaran, serta menggairahkan pembangunan kembali Chicago sebagai salah satu kota modern di Amerika Serikat.

Previous post Berita Global Hari Ini: Berita Terkini dari Seluruh Dunia